Wednesday, April 26, 2017

Cara Mengaktifkan NPAPI Plugin Pada Firefox 52 Keatas

Halo sobat, kali ini saya mau share pengalaman ketika saya browsing ke beberapa website menggunakan browser Firefox, dan ternyata fitur website tersebut ada yang gak jalan. Saya coba-coba buka pakai Google Chrome, eh ternyata bisa jalan dengan lancar. Otomatis saya mulai berpikir bahwa ada yang salah dengan Firefox update terbaru ini, entah add-on atau plugin nya. Selidik punya selidik, ternyata betul dugaan saya. Melalui laman resminya, Mozilla (selaku empunya Firefox) mengumumkan bahwa support untuk plugin berbasis "NPAPI" sudah tak didukung mulai versi Firefox 52 keatas.

firefox_agus
NPAPI based plugins are blocked.
Kok saya baru tau sekarang yak? Padahal info tersebut sudah ada sejak Maret 2017. Bukan hanya Firefox saja loh sob yang menerapkan "kebijakan" ini, browser lain juga, seperti Chrome atau Edge pada update mereka selanjutnya. Entahlah, yang saya perlukan sekarang bagaimana caranya mengaktifkan plugin berbasis NPAPI pada versi Firefox terbaru, hehe. Sebenarnya pihak Mozilla sudah merilis Firefox ESR Version, dimana pada versi tersebut plugin berbasis NPAPI masih bisa diaktifkan sampai tahun 2018. Tapi ya kita jadi gak bisa menikmati update fitur, cuma bisa dapet update security deh, dan itulah alasan saya gak mau pakai yang ESR version.

Mulailah penjelajahan ke forum-forum orang bule, as always sob😉. Ternyata betul, ada trik simpel biar plugin berbasis NPAPI bisa jalan lagi di versi firefox 52 keatas, yes! Penasaran? Tenang, biar sobat gak perlu repot ubek-ubek forum, saya ringkaskan trik tersbut sejelas-jelasnya disini:

1. Saat ini saya menggunakan Firefox versi 53

2. Buka tab baru, lalu ketik di URL bar: about:config lalu tekan enter, kalo ada konfirmasi, yes in ajah!

3. Tambah string config baru, caranya sobat scroll halaman sampai paling bawah, trus klik kanan pilih New->Boolean. Preferences name nya isi plugin.load_flash_only dan value nya isi false.

firefox_agus
Add string.
4. Biar lebih afdol, setelah menambahkan config baru tersebut, sobat restart Firefox.

5. Sebelum menambahkan config tersebut, Firefox akan memblok plugin berbasis NPAPI, contohnya Java Plugin.

firefox_agus
Missing plugin?
6. Setelah ditambah config tersebut, Firefox akan memuat plugin berbasis NPAPI lagi deh, ntaps!

firefox_agus
Plugin loaded.
7. Done, alhamdulillah😉

Gimana sob? A piece of cake bukan? Kalau sobat masih memerlukan plugin yang berbasis NPAPI di Firefox 52 keatas (kaya saya), bisa sobat terapkan trik diatas untuk menjalankan nya. Tapi, perlu di ingat, trik ini hanya bersifat sementara, mungkin akan tidak jalan lagi tahun 2018 entar. Semoga saja semua situs cepat menerapkan kebijakan baru dari "para browser" ini, hehe. Sekian dulu trik dari saya sob, apabila ada salah kata mohon maaf. Apabila sobat ada cara lain yang lebih mudah, please share😁, wassalam.
Share:

Saturday, March 4, 2017

Cara Aktifkan Power Management Pentium G4560 Di Hackintosh Sierra

Pentium G4560 adalah "new budget king" dari Intel yang paling ditunggu oleh budget gamer tahun ini. Bagaimana tidak, dengan arsitektur Kaby Lake terbaru, Pentium kini sudah "naik" level dengan diaktifkannya fitur Hyperthread. Sangat cocok dengan perkembangan teknologi terbaru saat ini kan sob? Trus, bagaimana kabarnya Hackintosh pada platform Kaby Lake? Tenang, dari aroma sih, Apple juga akan menggunakan prosesor Kaby Lake ke depannya, jadi sudah bisa kita pastikan. Namun, bagi sobat yang udah gak sabar pengen nyobain Hackintosh di Kaby Lake, dengan fitur FakeCPUID kita sudah bisa menikmati Hackintosh.

g4560_pm_agus
Pentium G4560 Kaby Lake power management on Hackintosh Sierra

Pada seri Intel Core Kaby Lake, dengan menggunakan FakeCPUID nya Skylake, sobat sudah bisa menjalankan Hackintosh Sierra, tentunya dengan Clover Bootloader terbaru. Saya kira tidak perlu menjelaskan panjang lebar bagaimana cara kerjanya, nanti out of topic lagi, wong kita bahasnya Pentium kok, hehe. Saya sudah mencoba eksekusi Hackintosh Sierra 10.12.3 di build Pentium Kaby Lake saya, tepatnya Pentium G4560, dan berikut spek singkatnya:

- Prosesor Pentium G4560 3,5GHz (2 cores/4 threads) Kaby Lake
- Motherboard Biostar H110MH Pro D4
- RAM Dual Channel 2x4GB DDR4 2133MHz
- HDD 1TB SATA3 7200rpm
- Sapphire Radeon RX 460 2GB OC
- Realtek Audio ALC887-VF
- Realtek LAN 8111

Awalnya saya juga menggunakan FakeCPUID nya Skylake, eh ternyata gagal. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan FakeCPUID nya Ivy Bridge lagi deh. Setelah menunggu harap-harap cemas, boom! akhirnya bisa masuk desktop, haha, senang banget dah. Setelah masuk desktop, saya coba berbagai task, ternyata stabil juga kok layaknya Skylake, mantep!

Nah, ada yang mengganjal nih satu, power management! Sebelumnya saya bilang bahwa, sistem Hackintosh tanpa power management ibarat makan nasi tanpa sayur, bisa kenyang sih tapi kurang sedap gimana gitu😜. Prosesor akan berjalan full throttle, jadi kurang pas kan? Untuk itu, power management juga sangat penting untuk diperhatikan bagi yang menggunakan Hackintosh sebagai "daily use".

Syukurlah, mengaktifkan power management di Pentium G4560 Kaby Lake ternyata cukup mudah, terbilang sama dengan seri Pentium lain. Yang membedakan disini hanya SSDT nya saja. Dan berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan power management nya:

1. Gunakan Clover Bootloader terbaru.

2. Hapus kext NullCPUPowerManagement.kext nya dan pastikan tak bersisa di sistem.

3. Set FakeCPUID ke 0x0306A0 di Clover, ini akan membodohi sistem biar doi percaya kita lagi pake prosesor Core-i5 Ivy Bridge.

4. Set SMBIOS ke iMac 14,2 atau iMac 17,1. Dan tambahkan bootflag -xcpm di Clover.

5. Download SSDT disini. Dan taro ke /EFI/Clover/ACPI/Patched/<disini>

6. Tambahkan patch On-The-Fly dibawah ini ke bagian KernelToPatch di Clover:

xcpm_patch_clover_agus
Kernel xcpm Patch
Patch ini berguna untuk mengaktifkan "kembali" fitur XNU Power Management nya sob, juga berguna agar mencegah beberapa aplikasi crash.

7. Save and close Clover config nya. Reboot untuk melihat hasilnya. Jika berhasil, maka power management akan berjalan baik.

8. Oh iya, demi kemaslahatan, jangan pasang segala macem CPU Sensor dulu ya, kalo gak, enjoy the KP😉

Dan berikut adalah screenshot dari monitoring power management di tempat saya:

g4560_agus
Processor Power Management (Speedstep)

Bagaimana untuk varian prosesor Pentium lainnya? Mungkin bisa saja pake cara ini sob, tapi INGAT, jangan pake SSDT Kaby Lake ini, kalau enggak mau kacau Speedstep nya. Nah, dengan CPU power management yang berjalan baik, suhu prosesor akan lebih terjaga, dan stabil layaknya di Windows atau Linux. Gimana? Cukup gampang kan? Sekiranya sekian dulu artikel dari saya, apabila sobat ada cara lain yang lebih mudah, monggo dishare disini, biar kita sama-sama belajar sob, hehe. Akhir kata saya ucapkan wassalam dan apabila ada salah kata mohon dimaafken.
Share:

Monday, February 13, 2017

Cara Mengaktifkan "OK Google" Ketika Layar Mati Pada Semua Device

Halo sobat, sudah tau dengan fitur "OK Google" di Android kan? Oke, berarti saya tidak perlu menjelaskan lebih rinci, hehe. Fitur "OK Google" bisa diaktifkan hampir di semua device Android, namun ada satu kekurangannya sob. Jika device tersebut tidak didukung fitur sensor pengenalan suara yang memadai, maka "OK Google" hanya bisa aktif pada saat layar hidup saja. Sedangkan pada saat layar mati, walaupun sobat teriak "OK Google" sekuat tenaga pun tetap saja fitur ini tidak akan berjalan.

ok_google_agus
"OK Google" hotword.
Lain halnya dengan device flagship canggih yang memiliki CPU dan sensor suara yang memadai, fitur "OK Google" bisa diaktifkan bahkan dengan kondisi layar mati/standby, jadi hape kita udah kaya hape yang di film-film Sci-Fi canggih gitu. Eh, tapi gak semua device flagship punya fitur ini juga sih, device sekelas Huawei Mate 9 contohnya. Untuk itu, device yang pas-pasan kaya punya saya ini, gak bisa menggunakan fitur "OK Google" secara sempurna donk???

Eh tapi tunggu dulu, ternyata kita masih bisa mengakali biar fitur "OK Google" bisa aktif meskipun layar standby untuk semua device Android loh, thanks untuk orang-orang pinter di forum XDA, hehe. Dan trik ini sudah saya coba di hape saya, dan bisa berjalan dengan baik. Kalau sobat pengen juga, mari disimak langkah-langkah simpel ini:

1. Sobat pasang aplikasi yang namanya "Tasker" dari playstore, disini. Atau sobat bisa googling untuk cari alternatif downloadnya, tapi lebih diutamakan beli sih😉.

2. Sobat download file ini. Lalu ekstrak ke penyimpanan di hape/device sobat.

3. Buka aplikasi Tasker tadi, lalu klik pada tab Profile, pilih Import. Nah tinggal sobat cari file yang sudah diekstrak tadi, nama file tersebut Display_Off.prf.xml dan Display_Unlock.prf.xml lalu import.

tasker_profile_agus
Tab Profiles

4. Kalau berhasil, pastikan profile nya pada posisi ON, dan pada tab Tasks ada perintah Enable Hotword dan Disable Hotword.

tasker_task_agus
Tab Tasks

5. Tinggal sobat aktifkan Tasker nya. Sebenarnya tidak perlu sih, tapi sobat juga bisa untuk reboot dulu hape nya, untuk lebih memastikan😉.

6. Seharusnya fitur "OK Google" sudah bisa aktif meski layar hape sedang mati/standby.

Simpel kan sob? Pasti sobat ada bertanya, bagaimana cara trik ini bekerja? Oke, akan saya jelaskan sedikit:

Pada device yang tidak didukung sensor yang memadai, fitur "OK Google" sebenarnya masih bisa aktif, asalkan hape dalam posisi charge. Nah, trik ini mengakali kondisi itu. Android memiliki fitur untuk debug, berupa perintah yang memungkinkan sistem mengira bahwa hape sedang dicharge, padahal tidak(boleh dibilang sih "membodohi" sistem). Perintah tersebut adalah dumpsys battery set ac 1. Nah otomatis kan sob, kalau sistem mengira hape sedang di charge, maka fitur "OK Google" akan aktif sepenuhnya, yey! Dan kalau kita ingin menonaktifkan perintah ini bisa menggunakan dumpsys battery reset.

Lalu bagaimana saat layar hidup? Kan kita tidak perlu pake trik ini, karena fitur "OK Google" memang bisa jalan di semua device kalau layar hidup? Betul sob, nah itulah gunanya aplikasi Tasker diatas. Dua profile yang sobat import tadi adalah gunanya untuk saat layar mati maka perintah dumpsys battery set ac 1 akan diaktifkan oleh aplikasi. Sedangkan pada saat layar hidup, perintah dumpsys battery reset akan diaktifkan oleh aplikasi. Dengan kombinasi trik ini, hape kita yang pas-pasan udah keren kaya hape mahal-mahal itu kan sob😂?

Namun ada kekurangan menggunakan trik ini. Pertama, hape sobat harus dalam keadaan root. Dan kekurangan kedua yaitu baterai jadi sedikit lebih boros, kenapa? Karena CPU akan terus dalam posisi 'bekerja' untuk mengenali sensor suara, kan sistem mengira kita sedang nge-charge. Jadi, tergantung selera sobat, apakah mau mengaktifkan fitur ini sepenuhnya atau seadanya, hehe. Sekiranya sekian dulu trik kali ini sob, apabila ada salah kata mohon dimaafkan ya! Dan kalau sobat ada trik lain yang lebih gampang, please share sob😉.

Budayakan selalu do with your own risk! Wassalam
Share:

Saturday, January 21, 2017

Menjajal Lineage OS 14.1, Suksesor CyanogenMod

Halo sobat, akhir tahun 2016 yang lalu, kita para opreker Android digemparkan oleh berita mengejutkan. Yaitu berita tentang Cyanogen Inc., perusahaan yang memfasilitasi CyanogenMod memutuskan untuk menutup semua operasional nya. Itu artinya, semua pengembangan dan fasilitas untuk CyanogenMod juga "dipaksa" tutup. Yah sob, boleh dibilang, tahun 2016 akhir adalah "ajal" Android sejuta umat, CyanogenMod.

lineage_logo
Lineage OS
Namun sepertinya banyak orang yang tidak "rela" jika CyanogenMod harus berakhir begitu saja. Akhirnya dibentuk gagasan untuk suksesor Android sejuta umat ini. Dan mari bersama-sama kita sambut, Lineage OS! Sang suksesor CyanogenMod. Hmmm, seperti apa sih Lineage OS ini dibandingkan pendahulunya si CyanogenMod? Apakah akan ada perbedaan mendasar antar keduanya? TIDAK sob! Namanya saja yang berubah, tapi "dalem"-nya masih tetap CyanogenMod yang tercinta😉.

Saya kira saya disini tidak perlu menjelaskan secara mendetail "dalem"-nya Lineage OS. Kalau sobat mau info yang terperinci mengenai Lineage OS, bisa langsung ke "sumur" nya disini. Dan alhamdulillah nih, device saya untung nya masih mendapat jatah untuk mencicipi OS satu ini. Kemarin, versi "unofficial" Lineage OS untuk device saya baru aja rilis, dan tanpa menunggu waktu banyak, langsung saya hajar to my (g)old device😄.

Berikut sedikit pengalaman saya menjajal Lineage OS di device saya:

lineage_agus
Home screen dipadukan dengan Pixel Launcher.

lineage_agus
Notif center.

lineage_agus
Quick Settings panel.

lineage_agus
Settings center.

lineage_agus
Settings center dengan Lineage Setting.

lineage_agus
Lineage OS Updater.

lineage_agus
Lineage OS on Moto G 1st Gen.

Nah, gimana sob? Gak ada perubahan kan? Masih sama seperti versi CyanogenMod sebelumnya, namun hanya namanya saja yang berubah. Boleh dibilang sih, Lineage OS ini versi "zombie" nya CyanogenMod, hehe. Oke sob, sampai disini dulu artikel sharing dari saya, wassalam.

Update 25/01/2017:
Finally, official build untuk Lineage OS sudah rilis. Namun ada beberapa hal yang mesti sobat ketahui jika ingin mencoba Lineage OS versi officialnya(tentunya kalau device sobat didukung secara official):

- Jika sobat dari ROM lain, maka mau tidak mau sobat harus melakukan Factory Reset sebelum memasang Lineage OS Official.

- Jika sobat dari official CyanogenMod 14.1, sobat tidak bisa langsung memasang Lineage OS yang nightly, karena data yang tidak kompatibel. Perlu dilakukan Factory Reset juga. Tapi jika sobat males buat Factory Reset, sobat masih bisa install Lineage OS tanpa harus kehilangan aplikasi. Namun sobat harus memasang Lineage OS Experimental (CM to Lineage Migration Build) terlebih dahulu, lalu biarkan boot normal. Kalau berhasil, sobat akan disuguhkan tampilan UI yang ada watermark nya.

lineage_agus
Lineage OS Experimental (CM to Lineage Migration Build)
Versi Experimental ini tersedia secara official di situs Lineage OS (sesuaikan dengan device sobat). Setelah berhasil boot, baru deh sobat bisa migrasi "full" ke Lineage OS official nightly.

- Jika sobat dari Unofficial build Lineage OS, sobat bisa langsung memasang yang nightly tanpa harus Factory Reset.

lineage_agus
Lineage OS Official Nightly.
Oke sob, enjoy Lineage OS! The new CyanogenMod. And do with your own risk!
Share:

Tuesday, January 17, 2017

Mengatasi FIFA 17 Blocked From Accessing Graphics Hardware

Halo sobat, kali ini saya kembali share pengalaman menyebalkan lagi dari game sepakbola terbaru ini. Setelah kemarin dipusingkan dengan blank atau hang disini, kali ini game nya ngadat lagi. Setelah update driver terbaru berhasil mengatasi masalah blank kemarin, lalu muncul lagi masalah baru. Awalnya game berjalan lancar, namun setelah beberapa pertandingan, pas lagi loading mau kick off, tiba-tiba FIFA 17 nya nge-freeze. Saya tungguin beberapa saat masih freeze dengan suara musik OST-nya masih terdengar.

fifa17_agus
FIFA 17 Error.
Sampai akhirnya saya keluarkan paksa FIFA nya lewat Task Manager. Kemudian, untuk mencari tau apa masalah nya, saya ubah setting display nya menjadi Windowed. Dan ternyata yang menyebabkan freeze tersebut ialah muncul pesan error kampret yang bunyinya kurang lebih seperti ini: "FIFA17.exe blocked from accessing graphics hardware". Akhirnya, saya langsung menuju forum EA untuk mencari tau solusinya. Berbagai macam jawaban dan kenyataan saya baca, misal hardware kamu udah terlalu "tua", VGA overheat, dan spek tidak mumpuni.

Hmmmm, memang sih saya sadari spek notebook saya ini mepet banget sama minimum requirement nya, hehe. Tapi, tak sengaja saya menemukan salah satu cara untuk mengatasi problem diatas. Meski menurut saya cara ini kurang ampuh, karena mungkin tidak akan bekerja di situasi berbeda, namun ini cukup membantu saya sob. Berikut yang saya lakukan untuk "sedikit" mengatasi problem "FIFA17.exe blocked from accessing graphics hardware" di laptop saya:

1. Ingat, cara ini mungkin tidak ampuh bagi yang lain, jadi jangan marahin saya yah😉.

2. Ganti display setting nya jadi fullscreen. Lalu buka FIFA 17 nya, trus mainkan salah satu pertandingan, baik di Career Mode atau Exhibition.

3. Nah, saat loading pas mau kick off tunggu sampai sound nya bersuara agak sendat-sendat. (Maklum sob spek seadanya, sendat-sendat adalah hal yang lumrah, hehe)

fifa17_agus
Loading screen.
4. Beberapa saat setelah sound yang tersendat biasanya disitu muncul error freeze atau blocked nya sob. Untuk mengatasinya, beberapa saat setelah musik tersendat langsung tekan tombol ALT+TAB di keyboard berulang kali. Maka FIFA akan menjadi Window mode.

fifa17_agus
Window mode.
5. Kalau berhasil, maka akan muncul menu Play nya, dan kita bisa melanjutkan pertandingan deh, hehe.

fifa17_agus
We can play.
6. Sobat tinggal klik di Windows FIFA nya, maka doi akan jadi fullscreen mode lagi. Done.

Nah, sekiranya begitu cara saya mengakali problem diatas. Tapi ya itu tadi, saya tidak menjamin cara ini ampuh di yang lain sob. Dan sambil berharap, update driver selanjutnya bisa mengatasi masalah diatas. Atau berharap ada rezeki lebih biar bisa Up notebook saya, haha. Sekiranya sekian dulu tips dari saya, kalau sobat ada tips lain yang mungkin lebih ampuh, please share sob😃🙏! Wassalam.
Share:

Thursday, January 5, 2017

Matematikanya Poligami

DutaIslam, Pak Latif - Sepertinya angka 100% adalah tolak ukur kesempurnaan. Begitu juga dalam kehidupan, jika saja semua impian terpenuhi maka 100% hidupnya telah bahagia. Namun untuk menggapai impian itu dibangun atas berbagai aspek dalam hidup. Pertanyaan nya adalah benarkah ada satu aspek yang dapat membuat kehidupan kita menjadi 100%? Untuk itu berikut hasil "penerawangannya" dalam kacamata matematika sob. Saya kutip dari DutaIslam.

math_agus
Source: Google Images

Jika :
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Sama Dengan :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Maka :

H+A+R+D+W+O+R+K (Kerja Keras) :
8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

K+N+O+W+L+E+D+G+E (Pengetahuan) :
11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%

L+O+V+E (Cinta) :
12+15+22+5 = 54%

L+U+C+K (Keberuntungan) :
12+21+3+11 = 47%

Tidak ada aspek yang membuatnya jadi 100%.
Lalu aspek apa yang membuatnya jadi 100%..???

Apakah money..? NO..!!!

M+O+N+E+Y =
13+15+14+5+25 = 72%

Leadership..? NO..!!!
L+E+A+D+E+R+S+H+I+P =
12+5+1+4+5+18+19+8+9+16 = 97%

Ternyata yang bisa membuatnya menjadi 100% adalah:

I S T R I D U A
9+19+20+18+9+4+21+1 = 100%

Maka beristri dua akan membuat hidup kita bisa berhasil mencapai nilai 100% !!!
KEBETULAN atau TIDAK...? tapi itulah MATEMATIKA-nya !!!😋

Namun para istri memiliki jawaban tentang itu. Jawaban para istri adalah:

LAMBEMU MAS
12+1+13+2+5+13+21+13+1+19 = 100%

Lah, 100% juga sob, haha. Kapok dah.

Eits, jangan dianggap serius ya sob, ini cuma buat lucu-lucuan aja kok. Wassalam.
Share:

Langganan Artikel Gratis
Masukan alamat email:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

Join now?